Dampak Positif Pelatihan Numerasi untuk Siswa SD, Guru dan Orang Tua oleh Binusian

Apa itu pelatihan numerasi? Ini adalah pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan literasi numerasi atau kecakapan menggunakan angka dan simbol terkait matematika dasar. Tujuannya untuk memecahkan berbagai masalah yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.

Kemampuan berhitung bukan hanya menjadi kebutuhan akademis di sekolah, tetapi menjadi bagian dari kebutuhan manusia sehari-hari. kelak, dalam berbagai pekerjaan atau berbagai situasi lainnya, kemampuan ini akan sangat diperlukan.

Pembelajaran Numerasi Melalui INOVASI

Numerasi berbeda dengan kemampuan memahami matematika. Perbedaan utamanya terletak pada aplikasinya. Seseorang yang memiliki kemampuan matematika bagus belum tentu memiliki kemampuan numerasi bagus pula. Numerasi berkaitan erat dengan keterampilan dalam menggunakan kaidah matematika pada situasi sehari-hari.

 

Perbedaan ini disebabkan oleh permasalahan dalam numerasi sering kali tidak terstruktur sehingga membutuhkan pemahaman lebih dalam. Cara penyelesaiannya pun tidak selalu sama. Selain itu, ada faktor-faktor bersifat nonmatematis yang berpengaruh terhadap masalah yang akan dipecahkan.

Paham akan kebutuhan masyarakat terhadap literasi numerasi, BINUS UNIVERSITY melalui para volunteer Teach For Indonesia (TFI), ikut serta menjadi organisasi mitra bagi INOVASI.

Didampingi sang dosen, Ibu Meilani Hartono, sejumlah mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD, di antaranya Kevin, Jakobus, Aninda, Yasinta Crismonika, Lisa Dian Putriani, Putri, dan Dexie Reandsi, terjun langsung mendampingi para siswa, guru, dan orang tua mengikuti program ini.

INOVASI sendiri adalah program kemitraan yang diselenggarakan oleh pemerintah Australia dan Indonesia. Ada sekitar 17 organisasi nonpemerintah serta universitas yang menjadi mitra. Tugas mereka adalah melakukan program rintisan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Nah, salah satu daerah yang menjadi sasaran program rintisan tersebut adalah Kabupaten Sumenep. Bersama BINUS UNIVERSITY, INOVASI melakukan pelatihan numerasi bagi siswa, guru, maupun orang tua di Sumenep. Salah satu alasannya adalah karena menurut data 2018, 33% siswa menilai matematika sebagai mata pelajaran sulit. Sementara itu, sebanyak 61% guru merasa bahwa pelajaran yang paling sulit untuk diajarkan adalah matematika.

Dampak Positif Pelatihan Numerasi untuk Siswa SD, Guru dan Orang Tua oleh Binusian

Apa itu pelatihan numerasi? Ini adalah pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan literasi numerasi atau kecakapan menggunakan angka dan simbol terkait matematika dasar. Tujuannya untuk memecahkan berbagai masalah yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.

Kemampuan berhitung bukan hanya menjadi kebutuhan akademis di sekolah, tetapi menjadi bagian dari kebutuhan manusia sehari-hari. kelak, dalam berbagai pekerjaan atau berbagai situasi lainnya, kemampuan ini akan sangat diperlukan.

Pembelajaran Numerasi Melalui INOVASI

Numerasi berbeda dengan kemampuan memahami matematika. Perbedaan utamanya terletak pada aplikasinya. Seseorang yang memiliki kemampuan matematika bagus belum tentu memiliki kemampuan numerasi bagus pula. Numerasi berkaitan erat dengan keterampilan dalam menggunakan kaidah matematika pada situasi sehari-hari.

Perbedaan ini disebabkan oleh permasalahan dalam numerasi sering kali tidak terstruktur sehingga membutuhkan pemahaman lebih dalam. Cara penyelesaiannya pun tidak selalu sama. Selain itu, ada faktor-faktor bersifat nonmatematis yang berpengaruh terhadap masalah yang akan dipecahkan.

Paham akan kebutuhan masyarakat terhadap literasi numerasi, BINUS UNIVERSITY melalui para volunteer Teach For Indonesia (TFI), ikut serta menjadi organisasi mitra bagi INOVASI.

Didampingi sang dosen, Ibu Meilani Hartono, sejumlah mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD, di antaranya Kevin, Jakobus, Aninda, Yasinta Crismonika, Lisa Dian Putriani, Putri, dan Dexie Reandsi, terjun langsung mendampingi para siswa, guru, dan orang tua mengikuti program ini.

INOVASI sendiri adalah program kemitraan yang diselenggarakan oleh pemerintah Australia dan Indonesia. Ada sekitar 17 organisasi nonpemerintah serta universitas yang menjadi mitra. Tugas mereka adalah melakukan program rintisan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Nah, salah satu daerah yang menjadi sasaran program rintisan tersebut adalah Kabupaten Sumenep. Bersama BINUS UNIVERSITY, INOVASI melakukan pelatihan numerasi bagi siswa, guru, maupun orang tua di Sumenep. Salah satu alasannya adalah karena menurut data 2018, 33% siswa menilai matematika sebagai mata pelajaran sulit. Sementara itu, sebanyak 61% guru merasa bahwa pelajaran yang paling sulit untuk diajarkan adalah matematika.

Manfaat Pelatihan Numerasi

Hasil yang ingin dicapai dari pelatihan numerasi ini adalah kemampuan yang makin meningkat. Bersamaan dengan itu, para siswa dan guru yang berada di Kabupaten Sumenep dapat mengembangkan keterampilan serta pengetahuan dalam bagian Kurikulum Nasional 2013.

Tugas fasilitator dari BINUS adalah memberikan pelatihan yang inovatif. Dengan cara seperti ini, baik siswa, guru, maupun orang tua yang mengikuti pelatihan ini dapat memiliki kemampuan numerasi yang lebih baik.

 

Secara khusus, para guru juga ditargetkan memiliki kemampuan untuk memberi pengajaran yang lebih menarik pada siswa di dalam kelas. Dalam hal ini, peran kepala sekolah maupun pengawas tetap penting dalam mengarahkan para guru saat mengajar.

Orang tua dinilai penting mendapatkan literasi numerasi yang baik supaya dapat membantu anak saat belajar di rumah. Kemampuan ini diharapkan mendukung proses pembelajaran anak, baik di rumah maupun sekolah, untuk mencapai cita-citanya.

 

#BINUSGROUP

#FosteringandEmpowering

#EmpoweringSociety

#BuildingTheNation

#Menuju40TahunBinusBerkarya

#40thBINUS

#Lustrum8BINUS

#DiesNatalis40BINUS

#BINUS2020

#BINUS2035

 

Contact Us Application