BINUS SCHOOL Semarang | 4 Cara Sekolah Binus Semarang Pakai Konten untuk Pembelajaran Siswa

Semarang, IDN Times – Sekolah Bina Nusantara (Binus) Semarang memutuskan untuk memakai konten teknologi atau sering disebut augmented reality (AR) guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para siswanya di dalam kelas. Penggunaan konten teknologi menjadi sarana penguatan modul pembelajaran untuk menunjang kemampuan para siswa.

“Ini pendidikan yang baru kita hadir ketika pandemik COVID-19 telah mencapai ujungnya. Sehingga para siswa kami siapkan jadi sosok yang mudah beradaptasi ke depannya,” Michael Wijaya Hadipoespito, President of BINUS School, Minggu (11/9/2022).
1. Pembekalasan belajar menggunakan sistem internet
Modul pembelajaran menggunakan sarana teknologi tersebut akan digabungkan dengan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), sebagai salah satu inovasi yang diterapkan bagi para siswa Binus Semarang.

Dengan menonjolkan sistem belajar berbasis informasi teknologi, katanya maka dari itu semua tahapan layanan di kelas akan memakai perangkat internet. Mulai dari administrasi, mengerjakan absensi, pemberian nilai, sampai mendeteksi kemampuan setiap siswa di kelas.

“Sampai pada akhirnya anak ini kurangnya apa dan memberikan nilainya, kita semua pakai by sistem. Ketika mereka lulus jadi alumni juga ada pembinaan secara sistem teknologi,” jelasnya.

2. Presentasi di kelas memakai laptop atau gadget
Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam proses belajar siswa di kelas, pihaknya juga mengedepankan penggunaan konektivitas internet. Bentuk riilnya, masing-masing siswa akan dibekali gadget dan laptop untuk memacu kreativitas

“Jadi anak-anak di kelas tidak monoton mendengarkan satu arah saat presentasi. Tapi saat memakai laptop maupun gadget dan alat tulis di meja bisa dijadikan sarana kreasi untuk membuka ide-ide yang baru. Inilah yang mulai diterapkan di Binus Semarang,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Binus Semarang, Elsie L Bait menekankan, jika fokus siswa saat proses belajar akan di tingkat kan melalui kolaborasi dengan perangkat teknologi.

Ia berharap dengan cara seperti itu, paling tidak para siswanya mampu mengembangkan pola komunikasi sekaligus memperluas jaringan pertemanan.

“Kita tingkatkan fokus dan konsentrasinya di dalam kelas dengan berkolaborasi melalui perangkat teknologi. Nantinya ada pengembangan komunikasi dan networking (jaringan). Sehingga mereka bisa mengeksplorasi lingkungan sekitarnya,” terangnya.

4. Binus cetak siswa yang cakap teknologi
Sementara, ia pun menyampaikan bahwa generasi yang ingin dihadirkan tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi generasi yang berkarakter, memiliki moral yang menginspirasi dan bisa berkontribusi bagi komunitas lokal dan global.

Adapun, Binus Semarang akan menghadirkan The Future of Schools Festival pada tanggal 9-10 September 2022. Tujuannya menampilkan ekosistem pembelajaran yang berintegrasi dengan fasilitas mutakhir.

Untuk saat ini, Binus sudah mencetak lebih dari 7.500 alumni, memiliki sekitar 4.200 murid, lebih dari 1.500 staf dan tenaga pengajar.

Contact Us Application